Bella merasakan klimaksnya sudah sangat dekat.“Saya keluaarr Bang..! Bokep Ojol Kehidupan malam dan hingar bingar pesta, sepertinya memberikan keleluasaan baru dan ia bagai memperoleh jati diri di sana. Rimbun asapnya mengepul-ngepul, memenuhi kabin taksi. Seorang wanita yang rajin dan ulet, sudah terbiasa kerja keras membantu perekonomian keluarga dengan berjualan kue di rumahnya dan secara online, belakangan ia mulai membuat kuenya sendiri. Mereka mengejang hingga akhirnya merasakan suatu yang sangat melegakan. Leo tersenyum dan kembali mengalihkan pandangan ke depan. Sudah empat bulan lamanya Leo melakukan ‘tugas rutin’ itu. Leo segera mematikan mesin mobil dan pikirannya galau sepanjang menanti panggilan dari Bella untuk mengantarnya pulang, tak terasa lima puntung rokok telah habis sampai kotak rokoknya kosong. Saya buru-buru nih, daritadi udah dua sopir nolak!” jawab pria yang menenteng tas laptop itu.“Beres Pak…saya coba lewat jalan tikus, moga-moga keburu!” sahut Leo lalu segera tancap gas dari situ,“Ayo Leo, kamu bisa, semangat!!” ia kembali menyemangati dirinya, ia harus tegar seperti apa yang selalu ayahnya ajarkan




















