Piring bekas ku makan tadi dia ambil. Bokep Colmek Ruangannya cukup besar. Aku justru merasa sangat erotis. Aku turuti saja karena emang udah horni. Tapi bebaskan saya dari sini… Saya gak akan lapor siapa-siapa… Tolong pak… bebaskan saya”“Hehehe… Saya gak butuh uang kamu… Sekarang mandi” suruhnya lagi.Aku hanya bisa pasrah. Menjeritpun tidak bisa karena mulutku dilakban.“Hahaha… jangan takut gitu dong Mita sayang… “ Dia kemudian naik ke atas ranjang. Dadaku berdebar kencang. Sepertinya doktrin mereka berhasil. Tak lama kemudian aku sudah kembali duduk di sampingnya lalu menyerahkan pisau itu padanya.“Kamu ini cewek yang paling sempurna yang pernah saya temukan… cantik, seksi, anak orang kaya, pintar, dan bersedia dibunuh… pasti lezat daging kamu Mita….” ucapnya geram mengambil pisau itu dari tanganku. Mereka bahkan seperti ingin beneran memakanku dengan menggigit-gigit kecil tubuhku. dia tiba-tiba menjilat pipiku. Untuk sekarang aku bersyukur kalau aku masih hidup.














