Kecil-kecil cabe rawit. Bokeb Saya adalah salah satu mahasiswi perguruan tinggi di Kota kembang. ”, berkata begitu, tangannya menempel di pundakku dan turun menggandeng tanganku.“ Yah, sekali lagi, itu hal kecil buatku, habisnya mereka seenaknya mengganggu orang lain ”, ujar saya sambil menikmati sentuhan alami lengan dan jari-jari kami yang saling mengait.“ Ah, sudahlah, jangan dibicarakan lagi, ”.Bosan juga saya, kan saya pingin tahu tentang anak satu ini eh, malah melenceng dari pokoknya,“ Saya tinggal di Taman Sari ”, jawabnya.Akhirnya meluncur juga jawabannya,“ Tinggal dengan siapa? Saya sungguh menyukai permainan ini. Tapi ia tak mau selimut.Dia mau tubuhku menyelimutinya dan sekali lagi ia sangat tahu kalau saya benar-benar hanya bertindak sebagai penghangat tubuhnya dengan kekhawatiran di wajahku yang sangat dihafalnya. Kini tiap kali saya mainkan senar gitar Ratih selalu menyanyi merdu hanya untukku seorang. Bingung juga yah saya waktu itu. Gara-gara aku, kamu jadi kena masalah deh, ” Saat itu dia menyapa saya duluan.“ Ah nggak kok, itu sih urusan




















