oh.. akuu nggak kuat.., Sayang..!”Aku menjerit keras dan, “Crat.. Bokep Jepang aku mau keluar, Tahan ya..!” pintaku.“Sreet.., sreett.., sreett..,” kurasakan ada semburan hangat bersamaan dengan keluarnya pelicin di kemaluanku, dia memelukku erat demikian pula aku.Kakinya dijepitkan pada pinggangku kuat-kuat seolah tidak dapat lepas. shh.. emang sie aku kaget, kenapa sie.. Tidak pernah terpikir olehku mendapat jawaban SMS seperti ini. akuu nggak kuat.., Sayang..!”Aku menjerit keras dan, “Crat.. uhh.. He.. Crat..” berulang kali lendir mani kental dan panas meledak dalam pantat Ivone.Ia menggigit bibir bawahnya dengan keras sementara kedua tangannya mencengkeram kasur menahan rasa yang campur aduk. Ah.. (Aku pingin punya anak..)Sesaat aku bengong membaca balasan SMS-nya.“Ivone ingin punya anak..? Kudorong perlahan, “Sreett..,” mulai kurasakan ujung kemaluanku masuk perlahan. Punyamu kan panjang.”Sekitar lima belas menit kemudian eranganku semakin menjadi-jadi.“Ah.. Dikii.., itu yang jadi alasan kenapa aku minta tolong ama kamu.., soalnya kamu nggak terlalu ambil pusing ama suatu kondisi,” kata Ivone sambil tersenyum.“So, gimana..?




















