Akhirnya seluruh berat badanku kuhempaskan ke tubuh mungil itu. Bokeb Burungku pun lebih lancar menjelajah. Burungku pun lebih lancar menjelajah. Akhirnya kepala burungku berhasil menembus lubang kenikmatan itu. Sejenak aku menoleh ke bawah, tampak pahanya cukup menawan. Kupegang burungku sambil duduk mengangkang di atas kedua pahanya, kemudian kuelus-eluskan burung itu ke ujung lembah yang sebagian masih tertutup CD. Akhirnya ia kutitipkan bekerja di perusahaan temanku. Agak lama dengan permainan itu, akhirnya mungkin karena ia juga penasaran, maka ia tidak menolak ketika kulepaskan CD-nya. Istriku hanya memperhatikan, tidak ada komentar. Seperti telah direncanakan, kubelokkan mobil ke arah pom bensin di Sentul. Karena itu aku akan memanggilnya dalam cerita ini sebagai istriku. Kuteruskan permainan burungku dengan lebih leluasa. Ia hanya mendesah, kadang menarik nafas panjang dan kadang badannya menggelinjang-gelinjang. Ia pun segera duduk, sejenak dari raut wajahnya tampak keraguan terhadap situasi yang telah dialaminya. Sementara itu onggokan kecil di selangkangan pahanya yang terbungkus CD menambah panorama keindahan.




















