Malam sekali datangnya…”, seru Dartowan gembira lalu berpaling pada Urip dan berkata, “Benar… Rip, ini keluargaku… terima kasih banyak ya Rip telah mengantarkan mereka kemari”.“Sama-sama… pak, mohon pamit pak… saya ingin tugas jaga kembali…”, kata Urip berdiri tegak menundukkan kepalanya sekilas… tanda hormat lalu berlalu menuju keluar pagar sembari didalam hatinya bergumam, ‘Seettt dah… cantik banget tuh cewek yang mudaan… pasti dia sepupunya pak Darto… putih mulus… montok lagi… mana tuh bemper… ck-ck-ck… bahenol banget…’. Vidio Porno Ningsih mengawasi dengan seksama, melihat tangan Dartowan memegang tabung tester itu dan mulai meneropong pada slider kacanya yang dilapisi saputan tipis air liur Ningsih yang sudah mengering. Sempat sebelum menundukkan kepalanya, Ningsih sempat melihat lambaian tangan Dartowan yang meminta dirinya datang mendekat.Dartowan menggeser kursi didekatnya dan menyuruh Ningsih yang sudah datang mendekat untuk duduk di kursi yang didepan dia duduk.“Silakan duduk dik…”, kata Dartowan pelan, masih terpesona dengan adegan sensual yang dilihatnya tadi.“Iiya… kak…”, menimpali kata kakak tirinya yang tampan dalam pandangan mata indahnya




















