Aku hanya menutupnya kembali dengan sweater. dua tempat duduk. Bokep India Aku mengerti maksudnya. Rongga itu seperti tidak berujung. Celana itu aku pegang elastisnya. Orang-orang sudah mulai turun bus. Dada itu benar-benar lembut. Ibu itu sangat manis. Dia terengah-engah. Aku paling suka gelap. Dia membuka kancing bajunya tepat di area itu. cukup lama. Biar bisa tidur lelap. Apabila dililhat dari jauh, seperti orang yang tangannya kedinginan karena AC. Aku merasa berterimakasih padanya.“Oiya, monggo monggo,” sahutku.Mereka turun dari bus. Kemungkinan ada di pangkuan si bapak. Aku pun bukan orang yang aneh-aneh. Aku membuka mataku.“Maaf, apa boleh tukeran sama suami saya? Mengurangi kebisingan akibat lalu lalang orang mencari tempat duduk.“Mas, mas, maaf …,” ada suara merdu rupanya. Membelai rambutnya? Kurasakan aliran sperma ke mulutnya.




















