Kalau pas di rumah, suamiku sering mengajak anak-anak muda untuk bermain dan bercakap-cakap di teras rumah.Semenjak setahun yang lalu, di halaman depan rumah kami di bangun semacam gazebo untuk nongkrong para tetangga. Bokep Tante Wakakak” kata suamiku.Aku sungguh tidak tega lihat muka anak itu. Agak kesal aku melirik suamiku, kenapa dia menertawai kami. Suamiku membalas pelukanku. Aku merasakan penis Indun berdenyut-denyut.Lobangku juga segera meresponnya, mengingat rasa tanggung setelah persetubuhanku dengan suamiku yang tertunda. Namaku Lani, seorang ibu rumah tangga, umurku 36 tahun. Indun terpekik tertahan. Bukan saja karena aku tidak siap untuk punya anak lagi, tapi juga bagaimana reaksi suamiku, bahwa aku hamil dari laki-laki lain. Selain bapak-bapak, ada juga pemuda dan remaja yang sering bermain di rumah. Yang mengherankan suamiku diam saja, entah karena dia kaget atau apa.




















