Kubaca terlebih dahulu profilnya. Bokeb Astaga, apa yang telah kulakukan selama ini. Ibu yang tahu tabiatku kemudian menggandeng tanganku masuk ke dalam rumah john duduk di furniture. Ia begitu bersemangat. Ia kemudian mengelus kepalaku john menceritakan sebuah hal yang membuatku terkejut. “
“Tanyakan pada hatimu nak. Malam itu kubuat dia tenang john tidak emosi. Aku terdiam john oxygen mata membasahi pipiku. ” kata Fariz enteng. Beberapa hari lalu aku menerima notif di Fb. Apakah aku harus bertahan di pernikahan ini atau mengejar cintaku? Err… seorang pecinta going john fotografi. My oh my… ibu memang paling mengerti diriku. Aku tidak mencintai suamiku, tetapi aku mencintai orang lain. 14 bulan aku john Fariz saling dekat. Ibu ternyata juga punya rahasia. Tak butuh waktu lama akhirnya kami saling bertukar nomor telepon.




















