Kemungkinan ada di pangkuan si bapak. Belum lagi suara ibu-ibu di sebelahku ini, yang ya ampun, cerewetnya. Bokep Barat Kami berdua tidak terpuaskan. Tangan kiriku yang tadi dilipat mulai bergerak ke arah dadanya. Ya iyalah. Yang lebih mengejutkan lagi, tangan ibu itu mulai mengelus pahaku. Harum rambut dan parfumnya mulai merasuki hidungku. Tangannya kanannya membantuku membukanya.Tanganku kemudian masuk pelahan ke dalam bajunya, untuk merasakan keindahan payudara di baliknya. Kendaraan mulai menderu, bertambah cepat. Mulus tak bercela. Oh tidak. Sekali dalam seumur hidup.Aku beranjak di tengah kerumunan calo-calo untuk mencari busku. Sepanjang sejarah kehidupanku, bisa dihitung berapa kali aku melanggar aturan atau norma. dari dulu memang aku tidak pernah suka keramaian dan kesesakan Jakarta. Benar-benar nikmat.Tapi tetap ada yang kurang. Aku kembali mengelus dadanya. Pernah membayangkan membuka kancing-kancing besar pada kain jeans? Biar bisa tidur lelap.




















