Baru kali ini aku menyemburkan spermaku di dalam liang kemaluan seorang gadis. Bokep Mama “Sial lu, Jay.”
Jay tertawa, mengambil tempat di kursi di depanku, menatapku lekat dari ujung rambut sampai ke ujung kaki. Saat itu aku sedang melakukan pendekatan dengan Chie. Tepat siang itu mereka berdua sudah memutuskan untuk mengakhiri kemunafikan itu. “Ray, tambah tua aja lu.”
Aku tertawa dan menghisap Marlboro di jepitan bibirku dalam-dalam, tersedak saat sesuatu menutupi mataku.“Raay! “Untukmu?” senyumku sambil menatapnya. Membuatku salah tingkah dengan kegelianku sendiri. “Ray! “Aku merindukan saat-saat ini.”
Kulihat Jay tersenyum dan memejamkan matanya. Chie melambaikan tangannya dari atas balkon. “Untukmu?” senyumku sambil menatapnya. Karena seperti kata pepatah kuno, hanya setan yang mengerti setan. Namun yang kutemukan bukanlah pancaran liar dan haus yang biasa kurasakan saat-saat kami masih bersama. aku mau keluar..”
“Di dalam, Ray..”
“Jangan!”
Chie mempererat rangkulan kaki-kakinya di pinggulku, mengangkat pinggulnya dan menekannya kuat-kuat, batang kemaluanku sekejap nyeri merasakan tekanan itu, dan tanpa bisa kutahan lagi, kepalaku terangkat dan spermaku tersembur keluar.




















